CommoPlast

Oil rose $108 as stalled diplomacy and aggressive US blockade cement severe physical deficit

Crude futures breached $108 as stalled peace negotiations and a strict US naval blockade stranded up to 13 million barrels per day, driving global consumers to aggressively pull from US refining hubs.


Brent  NYMEX 


Kontrak future minyak bumi melonjak ke level tertinggi dalam dua minggu perdagangan pada Senin, seiring aliran algoritmik mulai memperhitungkan kebuntuan diplomatik semakin mengeras dan penyempitan jalur maritim terus berlangsung.

Kontrak internasional Brent naik $2,90 (2,8%) ditutup $108,23 per barel, menandai kenaikan enam hari berturut-turut, sementara minyak bumi WTI AS naik $1,97 (2,1%) ditutup $96,37.

Tren bullish berkelanjutan ini mencerminkan pasar future sepenuhnya menyerah pada realitas mandeknya negosiasi perdamaian antara AS dan Iran.

Struktur pasokan fisik tetap sangat terganggu akibat blokade ganda aktif. Transit logistik melalui Selat Hormuz fungsional membeku, pelacakan kapal hanya mencatat tujuh penyeberangan dalam periode 24 jam dibanding rata-rata 140 penyeberangan harian sebelum konflik. Operasi pengawasan angkatan laut AS aktif menegakkan pembatasan ketat ini, agresif memaksa setidaknya enam kapal tanker minyak Iran yang penuh muatan kembali ke pelabuhan lokal dan memastikan antara 10 juta hingga 13 juta barel minyak bumi gagal mencapai pasar internasional setiap hari.

Kelumpuhan di Timur Tengah berlapis ini drastis mendistorsi valuasi lintas Atlantik dan margin produk downstream. Pelebaran dua digit Brent terhadap WTI mempercepat ketergantungan global pada kapasitas ekspor Gulf Coast AS untuk menggantikan pasokan yang terhambat.

Pada saat sama, ketiadaan struktural pasokan dasar dari Timur Tengah mendorong kontrak future bensin AS dan margin crack spread kilang ke level tertinggi sejak Juli 2022, dengan jelas memperlihatkan bagaimana blokade maritim terlokalisasi memaksa terjadinya realokasi fundamental besar-besaran di seluruh sektor petrokimia dan penyulingan global.

Written by: Aiman Haikal