|
EIA: US crude inventories post smaller-than-expected draw as Iran war continues to roil global oil trade dynamicsDespite the headline build in expectations gap, market reaction remains relatively contained, with the draw largely viewed as export-driven rather than a reflection of stronger domestic demand, according to analysts. |
|
Stok minyak bumi komersial AS turun sebesar 2,3 juta barel pada minggu yang berakhir 1 Mei menjadi 457,2 juta barel, sehingga level stok berada sekitar 1% di atas rata-rata lima tahun. Penurunan ini lebih kecil dari ekspektasi, di mana survei Reuters memperkirakan penurunan sebesar 3,3 juta barel, terlihat pengetatan neraca minyak bumi sedikit lemah dari perkiraan.
Meskipun terdapat selisih antara realisasi dan ekspektasi, reaksi pasar tetap relatif terbatas, penurunan stok itu sebagian besar dipandang didorong ekspor, bukan cerminan dari penguatan permintaan lokal, menurut para analis.
Impor minyak bumi rata-rata mencapai 5,5 juta barel per hari (bpd), turun 273.000 bpd dibanding minggu lalu, sementara ekspor turun lebih tajam sebesar 1,69 juta bpd. Penurunan ekspor lebih besar mendorong impor bersih naik sebesar 1,42 juta bpd, yang efektif mengimbangi sebagian pelemahan impor dan membentuk hasil akhir keseluruhan stok.
Produksi minyak bumi lokal relatif stabil di level 13,6 juta bpd, hanya turun tipis sebesar 13.000 bpd, menegaskan aktivitas upstream tetap stabil tanpa indikasi gangguan operasional maupun guncangan pasokan.
Di sektor produk olahan, total stok bensin motor turun sebesar 2,5 juta barel dalam seminggu, sehingga level stok berada sekitar 4% di bawah rata-rata lima tahun untuk periode sama. Penurunan berkelanjutan ini memperkuat kondisi neraca bensin yang relatif ketat, meskipun sinyal sisi pasokan lebih luas masih beragam.
Written by: Farid Muzaffar