Feb 02, 2026 12:18 p.m.

EIA: US crude stocks rose sharply, prompting market and inflation watch

Crude oil inventories in the United States increased by 3.4 million barrels in the week ending 9 January, the US Energy Information Administration (EIA) reported on Wednesday

Title

Available in

Stok minyak bumi di Amerika Serikat meningkat sebesar 3,4 juta barel pada minggu yang berakhir 9 Januari, menurut laporan Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu. Total stok komersial, tidak termasuk Cadangan Minyak Strategis, tercatat sebesar 422,4 juta barel, sekitar 3% di bawah rata-rata musiman lima tahun.

Impor naik menjadi 7,1 juta barel per hari (bpd), meningkat 752.000 bpd dibanding minggu lalu, sementara ekspor tetap lebih rendah di 4,3 juta bpd, sehingga berkontribusi pada penambahan stok. Selama empat minggu terakhir, rata-rata impor minyak bumi sekitar 6,1 juta bpd, turun 5,7% dibanding periode sama tahun lalu.

Produksi minyak bumi lokal turun tipis sebesar 58.000 bpd menjadi 13,8 juta bpd, sementara tingkat utilisasi kilang naik menjadi 95,3%. Di segmen produk minyak, total stok bensin motor juga meningkat 9 juta barel, didukung kenaikan produksi bensin harian rata-rata menjadi 9,0 juta barel.

Rilis EIA ini mengikuti laporan American Petroleum Institute (API) sehari lalu, yang memperlihatkan penambahan stok lebih banyak sebesar 5,27 juta barel. Hal ini berbanding terbalik dengan penarikan stok sebesar 3,8 juta barel pada minggu lalu, menyoroti volatilitas arus minyak bumi di AS.

Para analis mencatat fluktuasi stok seperti ini dapat memengaruhi rilis data inflasi datang dan membentuk ekspektasi menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve yang dijadwalkan akhir bulan ini.

 


Written by:
 Farid Muzaffar